window.dataLayer = window.dataLayer || []; function gtag(){dataLayer.push(arguments);} gtag('js', new Date());gtag('config', 'G-BWME4274RY');

Lamongan, 14 Agustus 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65, MTs Yusuf Annur Lamongan melaksanakan upacara peringatan Hari Pramuka pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, serta diikuti oleh seluruh santri dan GTK MTs Yusuf Annur Lamongan.
Upacara dipimpin oleh Ust. Anfasa Nauval, M.Ag. sebagai pembina upacara. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib, mulai dari persiapan barisan, pengibaran bendera Merah Putih, hingga penyampaian amanat yang menguatkan kembali nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Hari Pramuka tahun 2026 mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya berperan dalam membentuk pribadi yang disiplin dan mandiri, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Tema tersebut juga mengandung semangat untuk menjadikan Gerakan Pramuka semakin modern, profesional, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dukungan terhadap swasembada pangan menjadi salah satu bentuk pengabdian Pramuka dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan, sementara cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 menegaskan pentingnya mempersiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan.
Bagi santri MTs Yusuf Annur, momentum Hari Pramuka menjadi kesempatan untuk kembali menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kerja sama, kepedulian, keberanian, serta semangat mengabdi merupakan karakter penting yang perlu terus ditumbuhkan dalam diri setiap santri.
Kepramukaan memiliki peran strategis dalam mendukung pendidikan karakter di madrasah. Melalui berbagai kegiatan kepramukaan, santri tidak hanya belajar tentang keterampilan, tetapi juga belajar untuk mampu bekerja sama, menghargai sesama, menyelesaikan persoalan, mengambil keputusan, serta bertanggung jawab atas tugas yang diberikan.
Semangat tersebut sejalan dengan harapan agar santri MTs Yusuf Annur dapat tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlakul karimah, mandiri, tangguh, berprestasi, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.
Pelaksanaan upacara Hari Pramuka ke-65 di MTs Yusuf Annur Lamongan pun menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan antara santri dan GTK. Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, peringatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa nilai-nilai kepramukaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di madrasah, pondok pesantren, keluarga, maupun lingkungan masyarakat.
Melalui semangat Hari Pramuka ke-65, MTs Yusuf Annur Lamongan terus berkomitmen untuk turut membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan, memiliki karakter kuat, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan negara.
Salam Pramuka!
Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan.








Tinggalkan Komentar